Kemenperin Ingin Komponen dan Produksi Sepeda Listrik 100 Persen di Indonesia

Riyandy Aristyo ยท Selasa, 14 Juli 2020 - 19:31:00 WIB
Kemenperin Ingin Komponen dan Produksi Sepeda Listrik 100 Persen di Indonesia
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ingin sepeda listrik 100 persen dibuat dengan komponen dan produksi dalam negeri. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena masyarakat menggunakan sepeda untuk kegiatan sehari-hari mulai diperhatikan pemerintah Indonesia. Melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pemerintah ingin sepeda listrik 100 persen dibuat dengan komponen dan produksi dalam negeri.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mengatakan, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam berupa nikel sebagai bahan baku baterai sepeda listrik.

"Kami terus mengptimalkan pabrik-pabrik baterai di dalam negeri untuk pengembangan sepeda listrik. Inovasi menjadi sangat penting, termasuk desain sepeda yang sesuai dengan tipe atau kebutuhan konsumen Indonesia agar nyaman dipakai," ujar Taufiek dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020).

Selain sepeda listrik, Kemenperin juga tengah memacu penguatan rantai suplai bagi industri sepeda di dalam negeri. "Kami berupaya meningkatkan TKDN. Selama ini rata-rata sudah mencapai 40 persen," katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita ingin sepeda yang digunakan masyarakat Indonesia diproduksi dan menggunakan komponen di dalam negeri. "Kami ingin sepeda yang dipakai masyarakat Indonesia adalah 100 persen produksi industri di Indonesia," katanya.

Menperin melihat fenomena ini akan berdampak panjang dan bisa menjadi peluang bagi industri sepeda di Tanah Air meski pandemi Covid-19 sudah hilang.

"Kami lihat tren penggunaan dan penjualan sepeda lagi naik. Kenaikan ini tidak akan sebentar meski Covid-19 sudah selesai. Karena naik sepeda sudah jadi lifestyle," kata Agus.

Editor : Dani M Dahwilani

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda