Menjajal Ketangguhan Kawasaki Versys-X 250 di Jalanan Padat Lalu Lintas Jakarta-Bogor

Dani M Dahwilani ยท Rabu, 27 November 2019 - 09:51 WIB
Menjajal Ketangguhan Kawasaki Versys-X 250 di Jalanan Padat Lalu Lintas Jakarta-Bogor

Menjajal Versys-X 250 City dalam touring Bro Ringo yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), pada 23-24 November 2019. (Foto: Bayu/Forwot)

JAKARTA, iNews.id - Versys-X 250 masih menjadi andalan Kawasaki di segmen motor adventure. Motor petualang ini dirancang untuk melibas berbagai kondisi jalan, baik beraspal maupun off-road.

Jurnalis iNews.id sempat menguji perdana ketangguhan Kawasaki Versys-X 250 ini di Gunung Bromo, Jawa Timur, pada 23 Februari 2017. Melintasi jalanan pegunungan menanjak, turunan terjal, berbatu dan berpasir, motor ini begitu tangguh.

Bagaimana bila Versys-X 250 diajak touring di jalanan padat Ibu Kota. Apakah motor bongsor ini enak dikendarai di lalu lintas padat? Setelah dua tahun yang lalu menunggangi motor ini, jurnalis iNews.id kembali bernostalgia dengan Versys-X 250 City dalam touring Bro Ringo yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), pada 23-24 November 2019. Rute yang ditempuh adalah Jakarta-Bogor.

Melihat tampilannya, motor ini terlihat besar untuk postur orang Indonesia kebanyakan. Bagi Anda yang berpostur 160-170 cm, menunggangi motor ini kaki harus sedikit jinjit saat menapak ke tanah.

Orang melihat mengendarai motor ini butuh effort besar dengan pengendalian ekstra. Namun, pada saat ditunggangi Versys-X 250 jauh dari kesan berat dan kaku. Titik keseimbangan motor yang menyesuaikan grafitasi, menjadikan Versys-X 250 mudah dikendalikan dan stabil walau berjalan pada kecepatan rendah.

Demikian pula, ketika menembus jalanan macet, motor ini enak diajak bermanuver di tengah padatnya lalu lintas. Versys-X 250 dapat dikendalikan dengan handling begitu smooth. Rider pun jarang menginjakkan kaki di jalan kecuali saat berhenti.

Menggendong engine DOHC 8 Valve dengan transmisi 6 percepatan, Kawasaki menyertakan Bore and Stroke berukuran 62.0 x 41.2 mm dengan perbandingan kompresi 11.3:1, sehingga begitu gas diputar, tarikan motor ini terasa bertenaga. Sistem bahan bakar fuel injection berukuran 28 mm x 2 with dual throttle valve, dipadukan dengan sistem pengapian digital mampu mengefisiensi penggunaan bahan bakar. Perpindahan gigi terasa halus dengan kopling yang smooth.

Melintasi jalanan menanjak dari Jakarta menuju Bogor, Versys-X 250 dapat melibas tanpa ada hambatan. Perjalanan rombongan di hari pertama pun berakhir dengan menginap di salah satu hotel Ciawi, Puncak, Bogor.

Hari kedua setelah mengikuti kegiatan diskusi tentang otomotif dan beberapa kegiatan menarik lain, jurnalis kembali ke Jakarta. Kelincahan motor berbobot 173 kg ini kembali diuji dengan trek jalan menurun.

Didukung ban berukuran 100/90-19M/C 57S di bagian depan dan ban ukuran 130/80-17M/C 65S bagian belakang, membuat Versys begitu lincah melintasi jalan padat sepanjang Kota Bogor menuju Jakarta.

Menggunakan pelek jari-jari, Versys terasa stabil walau melintasi jalanan bergelombang. Backbone frame yang didesain kokoh membawa pengendara lebih nyaman. Demikian pula ketika melintasi jalanan rusak, motor ini terasa empuk berkat suspensi Telescopic Fork 41 mm di bagian belakang dan Botton-link Unitrak bagian depan.

Terkait pengereman, piringan cakram yang menempel pada roda depan berdiameter 290 mm dan single disc dengan diameter 220 mm di bagian belakang, menambah kesempurnaan breaking motor. Menggendong teknologi Anti-lock Braking System (ABS) membuat pengereman motor ini lebih aman.

Perjalanan pun berakhir tanpa ada hambatan. Namun, yang sedikit mengganggu rantai gear motor ini belum diganti sehingga suara rantai sangat terasa.

Secara keseluruhan Kawasaki Versys-X 250 begitu lincah dan enak diajak bermanuver. Posisi setang yang nyaman, membuat rider tidak cepat lelah walau perjalanan jauh.

Bagi Anda yang suka riding, Versys-X 250 cocok sebagai kendaraan touring bersama rekan dan komunitas.


Editor : Dani Dahwilani