Motor Listrik Fox R Terbakar, Hasil Investigasi Polytron Temukan Ini
Polytron kemudian melakukan investigasi lanjutan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dari pemeriksaan tersebut, perusahaan menemukan adanya modifikasi pada sistem kelistrikan kendaraan.
"Dari hasil investigasi lanjutan, kami menemukan bahwa insiden tersebut dipicu oleh adanya modifikasi penambahan kabel eksternal yang tidak sesuai dengan standar pabrik. Modifikasi ini berdampak pada nonaktifnya fungsi safety cut-off kendaraan sehingga memicu lonjakan arus tinggi," ujarnya.
Safety cut-off merupakan salah satu fungsi pengaman pada kendaraan yang berperan memutus aliran listrik ketika terjadi kondisi tertentu. Menurut Polytron, modifikasi kabel eksternal tersebut membuat fungsi pengaman itu tidak aktif sehingga terjadi lonjakan arus tinggi.
"Kami menegaskan bahwa unit Polytron Fox R terbukti aman digunakan selama sesuai dengan panduan penggunaan resmi," katanya.
Sebelumnya, motor listrik Polytron Fox R tersebut sempat mengeluarkan asap putih dari area di balik jok sebelum akhirnya memercikkan api. Warga sekitar kemudian membantu memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas.
Polytron menyatakan tetap memberikan perhatian kepada konsumen setelah kejadian tersebut. Perusahaan mengaku telah berdiskusi dan mencapai solusi bersama konsumen agar yang bersangkutan dapat kembali menjalankan rutinitas dan mata pencahariannya.
"Unit motor tersebut sudah dalam proses perbaikan agar dapat segera digunakan kembali. Hingga saat ini, permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan baik," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani