Produksi Motor Berkurang, Harley-Davidson Pangkas 140 Pekerja di AS

Dani M Dahwilani ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 07:05 WIB
Produksi Motor Berkurang, Harley-Davidson Pangkas 140 Pekerja di AS

Harley-Davidson menyatakan akan memangkas sekitar 140 pekerja di Amerika Serikat (AS) terkait keputusan perusahaan menyesuaikan volume produksi. (Foto: The Naetional)

CHICAGO, iNews.id - Harley-Davidson Inc menyatakan akan memangkas sekitar 140 pekerja di Amerika Serikat (AS). Langkah ini terkait keputusan perusahaan menyesuaikan volume produksi.

"PHK akan memengaruhi 90 pekerja produksi di fasilitas perusahaan York, Pennsylvania, dan 50 pekerja di fasilitas Tomahawk, Wisconsin," ujar perwakilan perusahaan dilansir dari Reuters, Jumat (26/6/2020).

Penjualan Harley-Davidson di AS turun dalam lima tahun terakhir. "Sebagai bisnis normal, Harley-Davidson secara teratur menyesuaikan rencana produksi dan secara tepat mengukur tenaga kerja," kata perwakilan perusahaan itu.

Produksi di fasilitas York dan Tomahawk dilanjutkan pada bulan lalu, setelah wabah Covid-19 di Amerika Serikat memaksa perusahaan menutup operasi sementara pada pertengahan Maret.

Keputusan Harley memangkas pekerja mencerminkan tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan AS di tengah pemulihan ekonomi yang lambat dan tidak merata. Meski ekonomi telah dibuka kembali, permintaan untuk barang-barang industri dan konsumen tetap tertekan.

Penjualan ritel pada kuartal pertama, perusahaan berbasis di Milwaukee ini turun 16 persen dibandingkan setahun lalu. Ini akibat lockdown pandemi yang memaksa sekitar setengah dealer menutup sementara toko mereka.

Kini, dengan pelonggaran memungkinkan dealer buka kembali. Tetapi penjualan ritel diperkirakan turun sekitar 40 persen pada kuartal saat ini.

Sebagai tanggapan atas situasi ini, Harley berusaha menghemat dana dan memangkas biaya dengan mengontrol pengeluaran, menghentikan perekrutan, pengurangan gaji serta menghilangkan kenaikan pangkat bagi karyawan.

Editor : Dani Dahwilani