Sudah Disubsidi Penjualan Motor Listrik Masih Jauh dari Harapan, Ini Faktornya
Edukasi dan sosialisasi mengenai motor listrik juga dinilai menjadi salah satu penghambat randahnya penyerapan kendaraan ramah lingkungan itu. Agus Gumiwang berharap seluruh pihak, baik produsen, pemerintah, dan lembaga, bekerja sama dalam mengungkapkan keuntungan penggunaan motor listrik.
“Edukasi terhadap keuntungan dan manfaat motor listrik bagi penggunaan sehari-hari perlu ditingkatkan. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik produsen, pemerintah serta lembaga-lembaga masyarakat lain,” ujar General Manager PT Terang Dunia Internusa (TDI), Andry Dwinata yang menaungi United E-Motor, dalam keterangan persnya.
Andry mengungkapkan motor listrik merupakan alternatif kendaraan yang sangat sesuai untuk mobilitas sehari-hari. Penggunaannya sangat ekonomis tanpa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Kita harus berperan aktif dalam mengampanyekan motor listrik sebagai sebuah sarana transportasi yang hemat biaya, irit, serta baik untuk lingkungan,” katanya.
Seperti diketahui, ada 50 model motor listrik yang sudah terdaftar dalam program subsidi motor listrik sebesar Rp7 juta. United E-Motor sendiri menyumbang empat model, yakni MX1200, T1800, TX1800, dan TX3000.
Masyarakat yang ingin mendapatkan subsidi caranya masih sama. Persyaratan umum yang perlu dipenuhi antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) usia minimal 17 tahun, dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Editor: Dani M Dahwilani