BYD Pesan 10 Kapal Raksasa, Bisa Angkut 92.000 Mobil Sekaligus
Ekspor BYD Melonjak
Ekspansi armada kapal BYD berlangsung ketika aktivitas ekspor perusahaan menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Menurut Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), BYD mengekspor sekitar 184.000 kendaraan penumpang dari China pada Agustus 2026. Angka tersebut melonjak 131 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan meningkat sekitar 6 persen dibandingkan Juli 2026.
Ekspor BYD pada Agustus menyumbang sekitar 35,4 persen dari total ekspor kendaraan penumpang energi baru China. Kategori tersebut mencakup kendaraan listrik berbasis baterai maupun plug-in hybrid.
Secara kumulatif, ekspor kendaraan BYD dari China sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 1,127 juta unit. Angka tersebut meningkat 88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Pertumbuhan ekspor tersebut kontras dengan kondisi penjualan BYD di pasar domestik China. Pada Agustus 2026, merek BYD dilaporkan hanya membukukan penjualan sekitar 184.000 kendaraan di pasar China, turun 35 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya.
Dalam delapan bulan pertama 2026, penjualan merek BYD di pasar domestik China mencapai sekitar 1,15 juta kendaraan, atau turun 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kondisi tersebut membuat ekspansi pasar internasional menjadi semakin penting bagi BYD. Penambahan armada kapal pengangkut kendaraan, jika laporan tersebut benar dan seluruh unit mulai beroperasi sesuai jadwal, akan memberikan perusahaan kapasitas logistik yang lebih besar untuk memperluas distribusi kendaraan ke berbagai pasar global.
Editor: Dani M Dahwilani