Ekonomi Sulit, Toyota: Target Penjualan Mobil Nasional 600.000 Unit Tak Akan Tercapai

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 21:25 WIB
Ekonomi Sulit, Toyota: Target Penjualan Mobil Nasional 600.000 Unit Tak Akan Tercapai

Melihat kondisi ekonomi dan penjualan mobil belum menunjukkan kenaikan signifikan, target 600.000 unit diprediksi sulit tercapai. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil nasional pada 2020 di kisaran 600.000 unit akibat pandemi Covid-19. Melihat kondisi ekonomi dan penjualan yang belum menunjukkan kenaikan signifikan, angka tersebut diprediksi tidak akan tercapai.

Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengatakan, kondisi pasar kendaraan di masa pandemi Covid-19 ini sangat dinamis. Hampir setiap waktu berubah.


Dia memandang prediksi penjualan 600.000 unit yang diproyeksikan Gaikindo dengan asumsi pada semester kedua pandemi sudah berakhir. Namun, kenyataannya pandemi belum selesai. Butuh waktu lama untuk pemulihannya.

"Bila melihat pencapaian penjualan hingga sekarang, pandemi yang belum diketahui kapan berakhirnya, dan situasi makro ekonomi target 600.000 unit saya kira sulit dicapai. Mungkin akan di bawah itu," ujar Anton, dalam perbincangan virtual, Kamis (15/10/2020).

Anton menyebutkan meski penjualan turun Toyota berupaya menjaga market share di angka 30 persen. "Semua mengalami penurunan penjualan, kami berharap market share dapat dijaga di angka 30 persen," katanya.

Diketahui, penjualan mobil yang sempat tumbuh hingga September 2020, kembali goyah dengan diberlakukannya PSBB di Jakarta selama tiga pekan. Di samping itu wacana pemerintah yang akan memberlakukan pajak 0 persen, membuat banyak konsumen menunda pembelian kendaraan.

Adapun penjualan mobil nasional whole sales (pabrik ke dealer) pada Januari-Sepetember 2020 mencapai 372.100 unit, turun 50,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 775.100 ribu unit.

Sementara penjualan retail sales (dealer ke konsumen) pada Januari-September 2020 di angka 407.400 unit, turun 46,4 persen dibanding periode sama 2019 sebanyak 760.000 unit.

Adapun Toyota mencatatkan whole sales 128.800 unit turun 46,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara retail sales 111.000 unit turun 54,4 persen dibandingkan periode yang sama 2019.

Editor : Dani Dahwilani