KAI Catat Layani 258,99 Juta Perjalanan Sepanjang Semester Pertama 2026
Djoko menilai layanan transportasi publik di Indonesia sudah mampu bersaing dengan sejumlah negara maju. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga menunjukkan Indonesia telah menghadirkan standar layanan yang kompetitif.
"Jika dibandingkan dengan sejumlah negara maju, layanan transportasi publik Indonesia sudah mampu bersaing. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar layanan yang kompetitif," katanya dalam podcast Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia.
Pandangan serupa disampaikan travel content creator Taufik Effendi yang telah menjajal layanan kereta api di 24 negara. Menurut dia, kualitas perjalanan saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kecepatan atau ketepatan waktu, tetapi juga pengalaman yang dirasakan pelanggan sejak memasuki stasiun hingga tiba di tujuan.
Taufik mengatakan perjalanan kini telah menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri. Penumpang tidak hanya menikmati pemandangan, makanan, maupun pelayanan, tetapi juga menginginkan rasa aman, nyaman, dan kemudahan selama berada di dalam kereta.
Menurutnya, pengalaman tersebut justru dibentuk oleh berbagai detail kecil yang sering kali luput dari perhatian.
"Banyak yang bisa dinikmati selama perjalanan. Orang sekarang bukan hanya melihat tujuan akhirnya, tetapi juga menikmati pengalaman selama berada di kereta. Hal-hal seperti pelayanan, kenyamanan, hingga fasilitas pendukung menjadi bagian dari perjalanan itu sendiri," katanya dalam podcast Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang?.
Berbagai fasilitas ramah penyandang disabilitas dan kelompok berkebutuhan khusus bukan sekadar memenuhi standar pelayanan, tetapi juga menjadi wujud bahwa setiap pelanggan memiliki hak yang sama untuk menikmati perjalanan dengan nyaman. Pendekatan tersebut membuat transformasi KAI tidak hanya terlihat dari modernisasi layanan, tetapi juga kemampuannya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin relevan bagi beragam kebutuhan masyarakat.
Editor: Dani M Dahwilani