SK Innovation Tingkatkan Produksi Baterai Mobil Listrik

Riyandy Aristyo ยท Minggu, 30 Desember 2018 - 09:45:00 WIB
SK Innovation Tingkatkan Produksi Baterai Mobil Listrik
SK Innovation Korea Selatan berencana meningkatkan kapasitas produksi baterai mobil listrik lebih dari 10 kali lipat pada 2022. (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Pemasok baterai kendaraan listrik Daimler dan Volkswagen, SK Innovation Korea Selatan, berencana meningkatkan kapasitas produksi lebih dari 10 kali lipat pada 2022. Langkah ini untuk menjamin permintaan global.

Dilansir dari Reuters, Jumat (28/12/2018), SK mengharapkan bisnis baterai mencapai titik impas pada 2020 di pabrik perusahaan Seosan, Korea.

Harapan itu datang beberapa hari setelah Daimler mengatakan akan membeli sel baterai senilai lebih dari 20 miliar euro (23 miliar dolar AS) pada 2030 untuk menyiapkan produksi massal kendaraan hybrid dan listrik.

Daimler dan produsen mobil Eropa lainnya secara agresif melakukan ekspansi kendaraan listrik ketika regulator Eropa mulai menekan emisi diesel.

"Sampai hari ketika semua kendaraan berjalan dengan baterai kami, dan mengganti bensin (kendaraan), tim baterai SK akan siap beroperasi," ujar Ketua Grup SK Chey Tae-won.

Diketahui, SK Innovation telah mengumumkan rencana investasi bernilai sekitar 3 miliar dolar AS sejak akhir 2017, untuk membangun pabrik baru di China, Hungaria dan Amerika Serikat (AS).

Lee Du-beom dari tim baterai perusahaan mengatakan, China menghapus subsidi untuk kendaraan listrik dan plug-in hybrid pada 2020, Peningkatan penjualan kendaraan listrik di negara itu akan menguntungkan SK Innovation.

"Kami tidak begitu khawatir tentang pasar China. Kami percaya bahwa produsen mobil global dan produsen mobil China perlu mendapatkan baterai dari produsen baterai asing," kata Lee.

SK Innovation berencana meningkatkan kapasitas produksi baterai tahunan menjadi 55 gigawatt-jam pada 2022, dari 4,7 gigawatt-jam setahun. Selain Daimler dan Volkswagen, SK Innovation juga memasok baterai untuk pabrikan mobil dalam negeri, Hyundai Motors.

Editor : Dani M Dahwilani

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda