Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pabrik Emas di Sidoarjo Disita Bareskrim terkait Tambang Ilegal
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Bakar 7 Hektare Ladang Ganja yang Ditemukan di Nagan Raya 

Kamis, 01 Juli 2021 - 10:57:00 WIB
Polisi Bakar 7 Hektare Ladang Ganja yang Ditemukan di Nagan Raya 
Bareskrim Mabes Polri memusnahkan 7 hektare ladang ganja yang ditemukan di Nagan Raya, Aceh. Temuan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan perkara narkotika jaringan Aceh-Medan-Palembang-Jakarta-Bogor. Foto: Bareskrim Polri
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membakar 7 hektare ladang ganja yang ditemukan di area Gunung Leuser, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Polisi mencabut pohoh ganja sebelum membakarnya.

Wakil Direktur Tindak Pidana (Wadirtipid) Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Jayadi, mengatakan, temuan ladang ganja tersebut merupakan hasil pengembangan kasus peredaran ganja seberat 529 kg dari jaringan Aceh-Medan-Palembang-Jakarta-Bogor. Penanganan kasus ini dimulai pada 9 Juni 2021 bermula dari temuan 198 bungkus ganja seberat 223,95 kg.

"Tim melakukan pengembangan pada Kamis (24/6/2021) dan berhasil mengamankan empat tersangka dengan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak sembilan karung yang berisi 280 bungkus paket ganja dengan berat 3044,60 kg," tutur Jayadi dalam keterangannya, Kamis (1/7/2021).

Jayadi menyebut, identitas para tersangka yang berhasil diamankan yakni berinisial IB (42), IS alias UC (44), MA (35), dan RD (37). Dari pemeriksaan, penyidik mendapati bahwa para tersangka memiliki ladang ganja.

"Tim kemudian melakukan penyisiran area Gunung Leuser ditemukan ladang ganja selias tujuh hektare di daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Ateuh Banggalan, Kabupaten Nagan Raya," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut