Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Ki Joko Bodo Lahir di Bali saat Gunung Agung Meletus, Pilih Berhenti Jadi Paranormal
Advertisement . Scroll to see content

Ini Zona Bahaya Gunung Agung, Masyarakat Dilarang Mendekat

Selasa, 21 November 2017 - 18:45:00 WIB
Ini Zona Bahaya Gunung Agung, Masyarakat Dilarang Mendekat
Informasi dari BNPB yang menginformasikan bahwa Gunung Agung di Bali meletus pada Selasa (21/11/2017) pukul 17.05 Wita. (Foto: Koran Sindo/dok). (Foto: Twitter)
Advertisement . Scroll to see content

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM sebelumnya menaikkan status Gunung Agung menjadi Awas (Level IV) mulai Jumat, 22 September 2017 pukul 20.30 Wita menyusul peningkatan aktivitas vulkanik. Sejak itu warga mulai mengungsi.

Untuk memberikan kemudahan akses dalam penanganan darurat, Gubernur Bali menetapkan masa darurat selama 14 hari yang kemudian diperpanjang hingga 9 November 2017.

Berdasarkan hasil analisis data visual dan kegempaan serta mempertimbangkan potensi ancaman bahaya, pada 29 Oktober 2017 pukul 16.00 Wita status Gunung Agung kembali diturunkan. Sebagian pengungsi pun mulai kembali ke kampung halaman.

Menurut Sutopo, hingga saat ini jumlah pengungsi masih 29.245 jiwa di 278 titik pengungsian. BNPB terus melakukan koordinasi dengan PVMBG, BPBD dan unsur terkait untuk menyiapkan upaya penanganan terkait dengan meletusnya Gunung Agung.

Aktivitas vulkanik Gunung Agung kembali terpantau naik pada Rabu, 15 November lalu. Asap sulfatara membubung setinggi 700 meter pada periode pengamatan sekitar pukul 12.00-18.00 Wita. Sedangkan pada periode pengamatan pukul 06.00-12.00 Wita asap sulfatara mencapai ketinggian 500 meter.

Berdasarkan laporan petugas di Pos Pengamatan Gunung Agung ketika itu, kegempaan juga meningkat. Meski saat ini terjadi erupsi, PVMBG menyatakan status Gunung Agung masih dalam level III Siaga.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut