Polda Bali Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Tengah Kelangkaan, 7 Orang Ditangkap
BBM tersebut diduga dipasarkan melalui Facebook Marketplace dengan sistem COD. Pertalite dijual dengan harga Rp50.000 hingga Rp100.000 per botol berukuran 1,5 liter.
Polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut. Mereka masing-masing berinisial F (31), PSAA (25), GAW (17), GR (31), U (27), dan IGRA (23).
F diamankan Polresta Denpasar pada 14 Oktober 2026. Sementara itu, PSAA, GAW, dan GR ditangkap jajaran Polres Buleleng. U diamankan Polres Badung di kawasan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, sedangkan IGRA ditangkap Polres Gianyar di Batubulan.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa botol plastik berisi Pertalite, wadah air mineral yang digunakan untuk menyimpan BBM, selang bening, uang hasil penjualan, serta kendaraan yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.
Barang bukti yang dilaporkan antara lain botol berisi Pertalite, galon berkapasitas 15 liter yang berisi sekitar 4 liter Pertalite, satu unit mobil pikap Suzuki Carry, sepeda motor Honda Scoopy dan Suzuki Thunder, serta satu unit telepon genggam Redmi Note 12.