1.877 Bencana Alam Landa Jabar Sepanjang 2021, 60 Warga Meninggal Dunia
BPBD Jabar pun telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Dinas PUPR untuk menyiagakan alat berat di sekitar lokasi rawan bencana hingga para relawan untuk bersiaga menghadapi ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja. "Kami siagakan personel 24 jam non-stop, termasuk peralatan dan logistik," tutur Kepala Pelaksana BPBD Jabar.
Ditanya tentang kendala dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana, Dani Ramdan memastikan, sejauh ini, BPBD JaBar belum menghadapi kendala berarti, termasuk cadangan logistik hingga anggaran penanganan bencana. Terlebih, kata Dani, Pemprov Jabar pun telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan bencana dari pos Biaya Tak Terduga (BTT).
"Memang saat ini banyak refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19, tapi penanganan bencana alam tetap menjadi prioritas dan kita punya cadangan dana BTT Rp500 miliar," ucap Dani Ramdhan.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menetapkan seluruh daerah di Jabar berstatus siaga satu dalam menghadapi potensi bencana seiring musim hujan yang terjadi di Jabar.
"Saya sudah mengimbau kepala daerah, bupati, wali kota, kepala BPBD, siaga satu di musim penghujan ini," kata Ridwan Kamil seusai ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, Rabu (10/11/2021).
Ridwan Kamil menyatakan, musim hujan diperkirakan akan berlangsung hingga awal 2022 mendatang. Ada dua potensi bencana saat musim hujan, yakni banjir dan tanah longsor.
Editor: Agus Warsudi