Isak Tangis Keluarga Warnai Pemakaman 2 Korban Bentrok di Areal PG Jatitujuh
Cirta, perangkat Desa Sumber Kulon mengatakan, korban alami luka bacok senjata tajam karena terpisah dari rombongan petani penggarap asal Jatitujuh. "Karena terpisah, korban Yayat dan Suenda diserang kelompok asal Indramayu. Saat itu, korban Suenda dan Yayat tidak membawa senjata apapun," kata Cirta.
Sampai saat ini, petugas gabungan dari TNI dan Polri serta masyarakat di dua desa masih berjaga jaga mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Diberitakan sebelumnya, petugas Polres Indramayu telah menangkap 24 orang, ketua dan anggota Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) yang diduga terlibat dalam bentrok maut di areal PT PG Rajawali II Jatitujuh.
Sebanyak 10 orang di antarannya yang diduga sebagai provokator bentrok maut di lahan tebu PT PG Rajawali II Jatitujuh yang mengakibatkan dua petani meninggal dunia diproses secara hukum.
"Yang kami amankan ada 10 orang mereka merupakan pentolan dari gerombolan F-Kamis," kata Kapolres Indramayu AKBP Mokhamad Lukman Syarif, Senin (4/10/2021).