Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4,0, Episenter di Banjaran
Dengan memperhatikan hiposenter 5 Km tersebut, ujar Hendro, BMKG menyebutkan gempa bumi ini termasuk dangkal. "Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Garsela," ujar dia.
Hendro menuturkan, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan BMKG dan berdasarkan laporan masyarakat.
Gempa bumi tektonik dangkal ini dirasakan di wilayah Kecamatan Pangalengan dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Selain di Pangalengan, guncangan juga dirasakan oleh warga yang tinggal di Kecamatan Banjaran, Ciparay, dan Baleendah. Skala intensitas guncangan II MMI. Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Di Parongpong guncangan gempa terasa I MMI atau getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang," tutur Hendro.