Kasus Mutilasi WNI di Malaysia, Keluarga Korban Datang ke Polda Jabar
Deki mengungkapkan, telah sejak lama menjadi kuasa hukum Ujang Nuryanto, warga Kabupaten Bandung. Bahkan sebelum berangkat ke Malaysia 17 Januari 2019 lalu, Nuryanto memberitahukan soal keberangkatannya kepadanya.
"(Ujang Nuryanto) sudah lama menjadi klien kami. Bahkan saat hendak ke Malaysia, tanggal 17 Januari lalu melapor kepada kami. Katanya mengurus bisnis. Dia (Nuryanto) memang ada bisnis di Malaysia. Itu mengharuskannya ke sana (Malaysia) tiap bulan," ucapnya.
Saat Ujang Nuryanto dikabarkan tak ada di kamar hotel pada 21 Januari 2019, Deki langsung cek ke Malaysia.
"Adiknya punya telepon orang Malaysia namanya Jimi. Dari situ tahu perkembangan Nuryanto yang awalnya dilaporkan hilang oleh Jimi ke polisi di sana. Kemudian ditemukan mayat pada 26 Januari 2019," katanya.
Kuasa hukum bersama adik kandung Ujang Nuryanto terbang ke Malaysia untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Meski belum dipastikan jasad korban termutilasi itu merupakan Ujang Nuryanto, namun beberapa ciri mengarah ke sana.
"Kami terus memantau penyelidikan yang dilakukan Polisi Diraja Malaysia. Sepulang dari sana pada 6 Februari lalu, kami masih menunggu kabar kelanjutan dari polisi Malaysia," tuturnya.
Editor: Donald Karouw