Kerajaan Munggaran di Jawa Barat, Nyaeta? Tarumanagara
Ada yang menyebut Salakanagara berada di Pandeglang, hingga Merak, Banten. Hal ini merujuk kepada nama Pandeglang yang merupakan paduan dua kata Bahasa Sunda, pande dan geulang, artinya, pembuat gelang. Sedangkan Merak diartikan sebagai perak.
Sebagian pakar menduga Salakanagara berada di kaki Gunung Salak yang berada di antara dua wilayah Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Dugaan Salakanagara berada di kaki Gunung Salak karena nama Salaka.
Sejarah Tarumanagara
Setelah Kerajaan Salakanagara runtuh, berdiri Tarumanagara. Tarumanagara didirikan oleh pendatang dari India yang mengungsi ke Tanah Jawa untuk mencari perlindungan kepada Raja Dewawarman VIII, penguasa Salakanagara, karena kerajaan mereka, Palawa dan Salankayana diserang oleh Maharaja Gupta dari Kerajaan Magada.
Raja Dewawarman VIII pun memberikan perlindungan dan sebidang tanah di tepi Sungai Citarum untuk dijadikan permukiman baru bagi para pedatang dari India yang dipimpin oleh Maharesi Jayasingawarman tersebut.
Permukiman para pengungsi dari India itu diberi nama Tarumadesya yang artinya, desa di tepi Sungai Citarum. Ternyata, Tarumadesya berkembang pesat, sehingga Jayasingawarman membentuk kerajaan yang dinamakan Tarumanagara atau Kerajaan Tarum.
Berdasarkan naskah Wangsakerta, Tarumanagara diperkirakan berdiri pada awal abad IV atau tahun 358 Masehi. Kerajaan ini didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman.