Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pendaftar SNMPTN 2022 di ITB 10.877 Orang, Ini Jurusan Paling Favorit
Advertisement . Scroll to see content

Kisruh ITB, Rektorat Gelar Pertemuan Tertutup dengan Kelompok Dosen SBM

Senin, 14 Maret 2022 - 10:31:00 WIB
Kisruh ITB, Rektorat Gelar Pertemuan Tertutup dengan Kelompok Dosen SBM
Rektorat ITB menggelar pertemuan dengan MWA, Forum Dosen SBM, dosen dan dekan untuk menyelesaikan masalah terkait swakelola SBM ITB. (FOTO: Humas ITB)
Advertisement . Scroll to see content

Pada masa transisi tersebut, penataan secara internal tengah dilakukan oleh ITB. Dalam masa transisi dan penyelesaian kondisi internal ini, Rektor akan menerbitkan peraturan remunerasi dalam masa transisi bagi pegawai ITB yang bertugas di SBM ITB.

Selama penyelesaian kondisi ini, ujar Naomi, ITB meminta maaf kepada semua pihak terutama mahasiswa SBM, orang tua mahasiswa, dan pegawai yang telah merasakan ketidaknyamanan atas kejadian tersebut. 

ITB menjamin pelayanan akademik, kegiatan belajar, dan penerimaan mahasiswa baru akan tetap berjalan normal sesuai jadwal yang telah direncanakan. "ITB juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung upaya penyelesaian yang tengah ditempuh sampai saat ini," ujar Naomi.

Diketahui, ITB tengah menjadi sorotan terkait kisruh SBM. Kisruh berawal dari Rektorat ITB mengklaim, pencabutan swakelola SBM ITB karena sistem keuangannya tidak sesuai statuta kampus.

Hal itu berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada 31 Desember 2018 yang menyebut pengelolaan keuangan SBM ITB tidak sesuai Statuta ITB (PP 65/2013). 

Istilah “swakelola dan otonomi” yang digunakan oleh Forum Dosen (FD) SBM ITB tersebut (merujuk kepada SK Rektor Nomor 203/2003) merupakan bentuk pengelolaan keuangan yang tidak sesuai Statuta, sebagaimana disampaikan oleh BPK RI. 

"Kami ITB telah berkonsultasi dengan BPK RI dan berkomitmen untuk melaksanakan arahan dari BPK RI. Karena, ini merupakan masalah fundamental bagi institusi besar, dan wajib diluruskan sebagai hasil dari upaya introspeksi dan semangat perubahan untuk kemajuan bersama," kata Naomi Haswanto, Rabu (9/3/2022).

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut