Petani di Tasikmalaya Mendadak Pindah Profesi, Ini Pekerjaan Barunya saat Puasa
Meskipun ada hal berbeda yang dirasakan saat Ramadan tahun ini, kondisi pandemi telah berpengaruh terhadap harga komoditas yang digelutinya tersebut.
"Nggak tahu kenapa saat musim Corona ini, harga kolang kaling malah anjlok. Tapi mau gimana lagi kami tetap menggelutinya karena sudah menjadi pekerjaan tahunan," kata dia.
Jika saat awal puasa, kata dia, harga kolang kaling Rp8.000/kg, namun saat ini justru turun menjadi Rp5.000/kg. Padahal biaya produksi malah naik di saat pandemi Covid-19, seperti biaya angkutan dan tenaga pekerja menjadi lebih mahal.
Meskipun demikian, Sarifudin mengakui bahwa saat bulan puasa ini sebenarnya berkah bagi keluarga dan warga lainnya. Karena buah kolang kaling masih melimpah dan dapat memberikan penghasilan tambahan. Kendati harganya turun, namun dirinya tetap bersyukur karena ada tambahan penghasilan untuk menghidupi anak dan istrinya.
Di bagian lain, salah seorang warga lainnya, Aroh (50) mengaku sudah menumbuk kolang kaling sejak sepuluh tahun yang lalu. Dalam satu hari dia bisa menumbuk sebanyak 1 kuintal kolang kaling dengan upah Rp 30.000/kuintal. Pekerjaannya ini dirasa lumayan bisa menjadi tambahan penghasilan keluarga, terlebih di saat pandemi Covid-19 ini.