Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perlu Proses Panjang agar Kolang Kaling Aman Dikonsumsi, Begini Cara Mengolahnya
Advertisement . Scroll to see content

Petani di Tasikmalaya Mendadak Pindah Profesi, Ini Pekerjaan Barunya saat Puasa

Rabu, 28 April 2021 - 09:45:00 WIB
Petani di Tasikmalaya Mendadak Pindah Profesi, Ini Pekerjaan Barunya saat Puasa
Warga dan petani di Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, membaur mengolah buah kolang kaling untuk segera dipasarkan. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, proses pengolahan buah kolang kaling hingga bisa dikosnumsi terbilang cukup panjang. Setelah mengambil buah dari pohon, para petani mengumpulkannya di sekitar pohon atau sengaja dibawa ke pinggi jalan. Sehingga mempemudah penjualan kepada bandar yang biasa datang ke perkampungan. 

Adapun untuk proses pengolahan kolang kaling melalui proses panjang, buah yang sudah dipetik di rontokan dari batangnya terlebih dahulu. Setelah itu buah dimasukan ke dalam drum untuk direbus selama satu setengah jam. Setelah dirasa matang, buah kolang kaling ini lalu dikupas yang kemudian mereka jual pada seorang bandar yang berada di Desa Kandangsari.

Begitu proses itu dilewati, kolang kaling di pasar tradisional dapat dibeli dengan harga antara Rp 10.000-Rp 15.000/kg, tergantung dari kualitasnya. Kolang kaling banyak dikonsumsi sebagai makanan tambahan saat berbuka puasa terutama untuk bahan utama kolak ataupun manisan.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut