Ridwan Kamil: Almarhum Eril Bukan Tipe Anak yang Suka Pamer Harta Orang Tua
"Almarhum Eril ini bukan tipe anak yang pamer-pamer harta orang tua. Saat temannya naik mobil, dia bersepeda di pendopo wali kota setiap hari," ucap mantan Wali Kota Bandung itu.
Kemudian, lanjut Kang Emil, saat yang lain minta uang pada orang tuanya, mendiang Erik memilih bekerja mencari nafkah sendiri. Hal itu dilakukan Eril untuk menambahkan biaya kuliahnya dan menyisihkan sebagian pendapatannya untuk kebaikan.
"Nasehat saya ke anak cuman satu, 'hei Eril ingat pesan papap, musuh terbesarmu adalah dirimu sendiri'. Hanya itu nasihat saya," kenang Kang Emil.
Dikatakan Kang Emil, setiap orang punya musuh yaitu dirinya masing-masing. Musuh tersebut berupa malas, sombong, julid, flexing, pamer, masih butuh pujian manusian dan seolah-olah merasa dunia ini selamanya.
"Alhamdulillah Allah memberikan takdirnya dia menjadi insan yang berhasil mengalahkan musuhnya yaitu sifat-sifat manusia itu," ucap Kang Emil.
Manusia, tambah Kang Emil, diukur saat meninggal, bukan ketika dia hidup. Selaku orang tua, dirinya juga baru mengetahui belasan bahkan puluhan kebaikan Eril ketika almarhum wafat.
"Ini menandakan bahwa urusan kebaikan biar Allah mengetahui antara pemberi kebaikan dan penerima kebaikan," tandasnya.
Editor: Agus Warsudi