Ridwan Kamil Minta Prajurit TNI Jadi Relawan Penyuntik Vaksin Covid-19
“Saya ceritakan bahwa dinamika penanganan COVID-19 di lapangan itu sangat beragam, dan tantangannya pun tidak mudah, banyak keputusan yang didapat dengan eksperimen dan masih sering terjadi trial and error,” tutur Gubernur.
Selain itu, kata Kang Emil, ada empat tipe kepemimpinan dalam penanganan Covid-19. Pertama adalah kepemimpinan sensitif yang selalu menghadirkan solusi-solusi untuk keluar dari tekanan.
“Kedua, kepemimpinan responsif, di mana pemimpin langsung cepat tanggap untuk datang ke setiap lokasi kejadian penularan Covid-19 dan bisa memberikan rasa tenang masyarakat,” kata Kang Emil.
Menurut Gubernur, jadi pemimpin jangan sampai menerapkan pola kepemimpinan defensif dan represif. Sebab, pola ini tidak akan memberikan ketenangan dan solusi untuk kebutuhan masyarakat. “Jadi pemimpin itu, harus memberikan sense of hope untuk masyarakat,” ujar Kang Emil.
Kang Emil yakin anggota TNI dan perwira ini sangat diharapkan sebagai inspirasi sebagai benteng kedisiplinan penanganan Covid-19. Karena mereka (TNI dan Perwira) selalu menjadi garda terdepan dalam mematuhi protokol kesehatan.