Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Terdakwa Teriak Sebut Bukan Pelaku Utama 
Advertisement . Scroll to see content

Terbukti Untung, Kang Emil Paksakan Program Satu Desa Satu Perusahaan

Rabu, 25 April 2018 - 15:16:00 WIB
Terbukti Untung, Kang Emil Paksakan Program Satu Desa Satu Perusahaan
Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melihat budidaya ikan lele di Desa Sukawera, Kabupaten Indramayu. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)
Advertisement . Scroll to see content

INDRAMAYU, iNews.id - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil optimistis dapat menerapkan program pembangunan daerah dengan program Satu Desa Satu Perusahaan andai memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018. Salah satu daerah yang berhasil menerapkan hal tersebut adalah Desa Sukawera, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Kang Emil menilai program Satu Desa Satu Perusahaan yang digagasnya sangat rasional, mendesak, dan efektif dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Jabar. Wali Kota Bandung non-aktif itu mencontohkan kehidupan warga Sukawera yang jauh lebih baik saat ini usai berhasil mengembangkan budidaya lele dan jamur merang. Menurutnya, penghasilan warga melebihi upah minimum regional (UMR) Jabar.

"Dari lele saja, lima kolam bisa Rp5 juta. Satu rumah rata-rata punya 10 kolam berarti bisa menghasilkan Rp10 juta. Ini melebihi UMR untuk satu kepala keluarga. Bahkan pasar permintaan ikan lele sangat besar sehingga langsung habis tiap kali panen," kata Emil usai berkunjung ke Desa Sukawera, Rabu (25/4/2018).

Lantas, kata dia, program yang telah berjalan baik tersebut dapat dikembangkan lebih moderen dan menambahkan unsur marketing yang profesional. Jika hal tersebut berhasil dilakukan dalam lima tahun ke depan di sejumlah daerah lain, maka diyakini persoalan kemiskinan dapat diatasi. Di sisi lain, penghasilan warga akan mengalami peningkatan yang merata di sejumlah daerah.

"Saya yakin masalah kesejahteraan masyarakat di Jabar bisa diatasi dalam waktu lima tahun ke depan. Gubernurnya akan turun dengan membawa konsep Satu Desa Satu Perusahaan apapun produknya dan diterapkan di desa yang tingkat kesejahteraannya masih rendah," ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut