17 Hari Hilang, Pelajar Perempuan di Semarang Ditemukan di Rumah Kos
Setelah proses klarifikasi selesai, polisi menghubungi orang tua ALX. Pada pukul 13.30 WIB, petugas menyerahkan kembali ALX kepada keluarganya.
Berdasarkan hasil klarifikasi, Kombes Wahyu menjelaskan ALX meninggalkan rumah atas keinginannya sendiri.
"ALX diketahui meninggalkan rumah atas keinginannya sendiri karena ingin hidup mandiri dan mencari pekerjaan. Keinginan tersebut mendorongnya pergi tanpa berpamitan kepada orang tuanya dan tinggal di sebuah tempat kos di wilayah Krapyak, Kota Semarang," ucapnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengingatkan orang tua agar memberikan perhatian kepada anak dan membangun komunikasi yang terbuka di lingkungan keluarga.
"Kami mengimbau para orang tua untuk senantiasa memberikan perhatian kepada anak-anak, mendengarkan aspirasi mereka, serta membangun komunikasi yang terbuka agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana. Kedekatan emosional antara orang tua dan anak sangat penting agar anak merasa nyaman untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi," ujar Kombes Yuliyanto.
Dia juga meminta masyarakat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat jika ada anggota keluarga yang hilang atau tidak diketahui keberadaannya. Pelaporan sedini mungkin diharapkan membantu petugas melakukan penelusuran dan mengambil langkah yang diperlukan.
Editor: Donald Karouw