Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

3.998 Desa Rawan Longsor dan Banjir, BPBD Jateng Pasang 60 Alat EWS

Sabtu, 05 Januari 2019 - 04:05:00 WIB
3.998 Desa Rawan Longsor dan Banjir, BPBD Jateng Pasang 60 Alat EWS
Longsor yang menerjang Pasirpanjang, Salem, Brebes, Jateng pada Februari 2018 lalu menewaskan belasan orang. BPBD Jateng tahun ini memetakan ada 3.998 desa yang rawan longsor dan banjir. (Foto: Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Sarwa menjelaskan pihaknya telah memasang puluhan alat peringatan dini (early warning system) untuk mengurangi risiko bencana dan jumlah korban.

"Kita sudah pasang 60 alat early warning system, untuk antisipasi tanah bergerak atau longsor," katanya.

Selain bencana banjir dan tanah longsor, Provinsi Jateng juga memiliki ancaman bencana tsunami yakni, di pesisir selatan yaitu Kabupaten Cilacap, Purworejo, Kebumen, dan Wonogiri.

"Sudah kita pastikan alat EWS (early warning system) dalam kondisi baik, kita punya sembilan digital video broadcast, tiga warning receiver system, dua sirine tsunami, enam pendeteksi gempa, dan tujuh sensor akselerograf," ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan jumlah bencana alam di Jateng mengalami penurunan, dengan rincian pada 2017, terdapat 2.463 bencana, kemudian di 2018 menurun menjadi 1.734 bencana.

"2017 jumlah kerugian akibat bencana mencapai Rp87 miliar, sedangkan 2018 turun menjadi Rp47 miliar. Ini karena masyarakat makin paham mitigasi bencana," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut