7 Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, Tersebar di Jateng dan Yogyakarta
2. Candi Prambanan
Candi Prambanan berlokasi sekitar 17 kilometer ke arah timur Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan candi bercorak Hindu. Candi yang dibangun pada abad ke-9 Masehi ini memiliki arsitektur berbentuk tinggi serta ramping, sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya.
Menurut prasasti Siwagrha, Candi Prambanan mulai dibangun oleh Rakai Pikatan pada 850 Masehi. Candi terus dikembangkan serta diperluas oleh Balitung Maha Sambu di masa Kerajaan Medang Mataram. Pada 1733, candi ditemukan kembali oleh CA Lons, warga berkebangsaan Belanda. Terdapat 240 candi di kompleks Prambanan. Kompleks Candi Prambanan terdiri dari 3 Candi Trimurti yang terdiri dari Candi Siwa, Wisnu serta Brahma; 3 Candi Wahana yang meliputi Candi Nandi, Garuda, dan Angsa; 2 Candi Apit, 4 Candi kelir, 4 Candi Patok, dan 224 Candi Perwara.
3. Candi Mendut
Candi Mendut terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi hanya sekitar 3 kilometer dari Candi Borobudur. Candi yang bercorak Buddha ini didirikan pada masa pemerintahan Raja Indra dari Dinasti Syailendra.
Berdasarkan Prasasti Karang Tengah, Raja Indra membangun bangunan suci “çrimad venuvana” yang bermakna bangunan suci di hutan bambu, pada 824 masehi. Menurut arkeolog Belanda, JG de Casparis, kata tersebut dihubungkan dengan pendirian Candi Mendut.
Candi Mendut terbuat dari batu andesit di bagian luar dan bata di bagian dalam bangunan. Menghadap ke barat laut, Candi Mendut berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 33,80 meter dan lebar 25 meter, serta tinggi bangunan 18,95 meter. Bangunan candi dibagi menjadi tiga bagian, yaitu kaki, tubuh serta atap.