Bandara Internasional Yogyakarta Dihiasi Karya Seni Lokal
Kemudian relief craft yang berada pada sebagian dinding terminal, pop-up relief "Among Tamu Dagang Layar", Lawang Papat yang menempel pada sebagian dinding terminal, Semar Tinandu yang mengemas signage YIA di gerbang masuk bandara, serta Bale Kambang, yaitu gazebo yang terletak di dua sisi area bandara.
"Saat ini masih dalam tahap penyempurnaan. Karya seni tersebut akan membuat Bandara Internasional Yogyakarta telihat megah dengan kearifan lokalnya," katanya.
Faik juga mengatakan bahwa progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta ditargetkan tuntas 100 persen pada awal Maret 2020.
"Bandara Internasional Yogyakarta akan beroperasi secara penuh pada 29 Maret 2020 mendatang. Seluruh penerbangan di Bandara Adisutjipto akan dialihkan ke Kulon Progo kecuali penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal yang menggunakan pesawat propeler serta penerbangan VIP dan general aviation,” kata Faik.
Ia mengatakan operasional Bandara Internasional Yogyakarta nantinya akan menjadi 24 jam dari sebelumnya hanya beroperasi 12 jam dari 06.00 - 18.00 WIB. Sementara jam operasi Bandara Adisutjipto Yogyakarta berubah dari sebelumnya 05.00 - 21.00 WIB, menjadi 05.00 - 18.00 WIB.
"Bandara Internasional Yogyakarta nantinya juga didukung aksesibilitas multimoda seperti jalan tol dan kereta bandara yang akan terhubung langsung dengan bandara," katanya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq