Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik, Bisa Deteksi Air Zam-Zam Palsu dan Narkotika
YOGYAKARTA, iNews.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tak pernah berhenti membuat terobosan. Kali ini, dosen Fisika Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sekaligus peneliti di Institute of Halal Industry and System UGM Kuwat Triyatna menciptakan lidah elektronik atau electronic tongue (elto) portable multifungsi.
Disebut multifungsi karena lidah elektronik ini berguna untuk otentifikasi halal hingga mendeteksi keaslian dan kualitas produk makanan secara cepat dan akurat. Bekerja layaknya lidah manusia, elto bahkan bisa menganalisis berbagai macam rasa, seperti pahit, asin, asam, manis, dan gurih.
“Alat ini bisa digunakan sebagai metode untuk membuktikan keaslian produk-produk makanan, seperti kopi luwak dan air zam-zam, deteksi kontaminasi produk dan kehalalannya, deteksi cepat narkotika dan lainnya,” kata Kuwat dikutip dari laman resmi UGM, Minggu (26/1/2020).
Kuwat menjelaskan, elto dibuat dengan komponen utama berupa larik sensor rasa sebagai elektroda kerja, elektroda referensi, sistem akusisi data, dan sistem kecerdasan buatan (AI) yang dihubungkan ke komputer atau ponsel cerdas Android secara nirkabel.
Alat ini, kata dia, merupakan lidah elektronik terkecil yang ada hingga saat ini. Untuk mendukung portabilitas, elto menggunakan sumber energi berupa satu baterai lithium 3.500 mAH yang bisa bertahan hingga 14 jam untuk penggunaan secara kontinu.