Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik, Bisa Deteksi Air Zam-Zam Palsu dan Narkotika
Cara pengoperasian perangkat ini mudah. Sampel produk yang akan dideteksi cukup dilarutkan atau diseduh dengan air atau alkohol tergantung sifat sampel. Selanjutnya ujung larik sensor dicelupkan ke dalam larutan sampel tersebut selama 1-2 menit.
BACA JUGA: UGM dan Dewan Pers Jalin Kerja Sama Pendidikan Pers bagi Mahasiswa
Data kemudian diproses berbasis kecerdasan buatan hingga dengan mudah diambil sebuah keputusan atas sampel tersebut.
“Hasilnya, tidak lebih dari 2 menit sudah bisa dilihat di layar komputer atau perangkat berbasis Android apakah produk tersebut asli atau tidak, halal atau tidak, serta tingkatan kualitas tertentu,” ujarnya.
Selain mampu mendeteksi secara cepat, alat ini juga memiliki akurasi tinggi yakni lebih dari 98 persen. Keunggulan lain dan yang membedakan dengan alat yang sudah ada di pasaran yaitu bersifat portabel, dapat terhubung secara nirkabel dengan perangkat berbasis Android dan komputer.
Selain itu, kata dia, dapat terhubung ke jaringan internet sehingga memungkinkan untuk dibawa dan digunakan untuk melakukan tes di berbagai tempat secara langsung berbasis IoT.