Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Februari 2020-Januari 2021: 333 Ulama Wafat akibat Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 - 15:26:00 WIB
Februari 2020-Januari 2021: 333 Ulama Wafat akibat Covid-19
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Pandemi ini sangat luar biasa ancamannya, ini mengancam keselamatan warga Nahdliyin terutama para kiai kita, hingga tanggal 24 Desember kemarin ada sekitar 234 orang kiyai dan tokoh NU yang meninggal dunia selama masa pandemi,” katanya.

Dengan banyaknya jumlah ulama wafat, Ulun menegaskan masyarakat memerlukan informasi tentang Covid-19. Karena dampak Covid dirasakan di seluruh aspek kehidupan. Virus sangat dekat keluarga, teman dekat, orang-orang yang kita kenal baik terpapar hinga meninggal dunia. 

"Jadi virus ini sudah dirasa sangat dekat dan mengancam jiwa dan seluruh aspek kehidupan. Orang selalu mengejar, ingin tahu informasi tentang Covid-19 ini," kata Ulun dikutip dari laman http://www.nu.or.id. 

Khusus tentang pesantren kata Ulun, banyak orang yang berkepentingan baik wali santri maupun masyarakat pada umumnya. Informasi terkait Covid-19 dengan pesantren tentu akan menarik dan orang ingin tahu.

"Hal lain juga karena saat ini informasi tentang Covid-19 di pesantren itu sangat sedikit. Misalnya, ada banyak kiai yang meninggal, yang sakit, tapi pada saat yang sama juga kemudian selalu ada keterangan-keterangan bahwa ini hanya sakit biasa dan sebagainya," ujarnya.

"Masyarakat malah justru ingin semakin tahu, sekaligus juga mau mengerti lebih lanjut sebenarnya apa yang terjadi di pesantren. Maka saya kira bagus untuk membagi informasi tentang Covid-19 di pesantren kepada masyarakat luas," kata dia.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut