Jembatan di Pekalongan Tiba-tiba Ambruk, 10 Desa Terisolasi
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi langsung meninjau jembatan yang runtuh pada Rabu malam. Dia menegaskan, saat ini prioritas utama pemerintah daerah untuk membantu akses warga agar tidak terisolasi pascaambruknya jembatan.
Dia mengatakan, sebenarnya sudah ada jembatan yang tengah dibangun di Kecamatan Kandangserang, tetapi hingga kini pembangunan belum tuntas. Pembangunan diharapkan selesai akhir tahun ini untuk menggantikan jembatan yang ambruk. Untuk sementara, warga masih bisa melintas dengan berjalan kaki.
“Untuk sepeda motor dan mobil tidak bisa melintas. Sementara anak sekolah juga akan diantar jemput menggunakan kendaraan kecamatan dari ujung jembatan,” kata Asip Kholbihi.
Warga juga sementara bisa melintas menggunakan jalan alternatif. Namun, jarak tempuhnya menuju ibu kota kabupaten lebih jauh, sekitar 25 kilometer (km) atau 1 jam.
Asip mengatakan, pembangunan jembatan baru akan dipercepat, tapi tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan jembatan juga warga. Dia juga menjamin pasokan sembako atau bahan makanan untuk warga yang terisolasi.
Editor: Maria Christina