Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kematian Ternak Meningkat, Dinas Pertanian dan Pangan: Tidak Semua Kena Antraks
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Antraks Merebak, Penjualan Daging Sapi di Bantul Menurun

Rabu, 22 Januari 2020 - 01:30:00 WIB
Kasus Antraks Merebak, Penjualan Daging Sapi di Bantul Menurun
Penjualan daging sapi di Bantul menurun dampak merebaknya kasus antraks di Gunungkidul. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

BACA JUGA:

Kematian Ternak Meningkat, Dinas Pertanian dan Pangan: Tidak Semua Kena Antraks

Antisipasi Antraks, Pemkab Kulonprogo Intensifkan Pengawasan Pasar Hewan

Dari pantauan tersebut, kata dia, kondisi daging yang diperjualbelikan pedagang masih cukup bagus. Sapi yang dipotong juga hanya berasal dari wilayah Bantul. Tidak ada sapi-sapi yang diambil dari Gunungkidul. “Dari pantauan di pasar, daging yang dijual tidak ada yang terpapar antrak,” katanya.

Menurut Joko, pantauan daging ini sudah dilakukan sejak ada informasi antraks di Gunungkidul. Instansinya terus memeriksa peredaran daging dan memberikan edukasi kepada para pedagang. Termasuk dalam proses penyembelihan, juga tidak luput dari pantauan petugas. “Dagingnya itu diambil dari rumah pemotongan hewan di Pleret yang selalu dipantau oleh petugas,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut