Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Avanza Bawa Pengantar Jemaah Haji di Grobogan Ditabrak Kereta, 4 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Kisah 2 Desa Terisolasi di Grobogan, Akses Ekstrem Puluhan Tahun Tanpa Listrik

Sabtu, 04 Mei 2024 - 23:34:00 WIB
Kisah 2 Desa Terisolasi di Grobogan, Akses Ekstrem Puluhan Tahun Tanpa Listrik
Belasan kepala keluarga (KK) yang tinggal di dua desa, Kabupaten Grobogan, Jawa Tenagh hidup terisolasi selama puluhan tahun. (Foto: Rustaman Nusantara).
Advertisement . Scroll to see content

"Saya bertani menanam jagung. Penghasilan dari situ," ujar Sati di lokasi.

Dia menyampaikan, sejak 2017, warga mulai beralih dari lampu petromaks ke tenaga surya. Untuk bisa mendapatkan alat penyerap tenaga surya, mereka harus membeli seharga Rp2,5 juta.

Seluruh panas yang diserap oleh alat tenaga surya ini kemudian disimpan ke dalam aki dan dialirkan ke seluruh lampu. "Ini baru ada tenaga surya, beli sendiri," ucapnya.

Sutiyo, warga Dukuh Kramat, Desa Sugihmanik menjelaskan, arus listrik yang tersimpan di dalam aki hanya bisa digunaan selama beberapa hari saja.

Saat hujan deras turun beberapa hari, warga khawatir karena arus listrik yang tersimpan di dalam aki akan semakin melemah dan akhirnya habis.

Untuk menghemat arus listrik, warga mesti mengurangi beban jumlah lampu yang menyala. Meski kondisi arus penuh, listrik juga tidak bisa digunakan untuk aktivitas lain seperti menyalakan televisi, kulkas dan barang elektronik lainnya karena akan semakin mempercepat pelemahan arus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut