Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Jumat Setelah Idul Adha 29 Mei 2026: Makna dan Hikmah Kurban
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perselisihan 2 Aliran Wali Songo Warnai Peresmian Masjid Agung Demak

Minggu, 10 Juli 2022 - 12:23:00 WIB
Kisah Perselisihan 2 Aliran Wali Songo Warnai Peresmian Masjid Agung Demak
Masjid Agung Demak. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Jalan tengah pun diusulkan, kedua belah pihak harus dituruti. Di mana peresmian masjid diawali dengan salat Jumat berjamaah bagi seluruh umat Islam yang sempat meramaikan. Setelah itu baru diadakan tontonan wayang di halaman masjid sebagai alat dakwah. 

Namun aliran Giri tetap menolak usulan itu. Lantas Sunan Kalijaga mengusulkan kepada sidang para wali bahwa gambar wayang itu harus diubah sedemikian rupa, sehingga seperti wayang kulit yang kita lihat zaman sekarang ini. 

Wayang kulit ini diubah oleh Sunan Kalijaga menjadi wayang kulit pada zaman Demak. Wayang beber menjadi istilah dari wayang kulit yang dicetuskan oleh Sunan Kalijaga pada tahun 1437 sebagaimana diambil dari buku "Kawruh Asali pun Ringgit" karangan R. M. Mangkudimeja. 

Setelah semuanya disepakati, maka diresmikanlah Masjid Agung Demak itu dengan dimulai salat Jumat berjamaah. Kemudian setelah itu baru diadakan keramaian tontonan wayang kulit. Di mana Sunan Kalijaga-lah yang tampil sebagai dalangnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut