Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenag Pastikan Tunjangan Sertifikasi 247.000 Guru PPG 2025 Cair Sebelum Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Wihaji Kukuhkan 3.167 Guru Profesional UIN Salatiga, Ini Pesannya

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:15:00 WIB
Menteri Wihaji Kukuhkan 3.167 Guru Profesional UIN Salatiga, Ini Pesannya
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji menghadiri pengukuhan guru PPG di UIN Salatiga. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

SALATIGA, iNews.id – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN), Wihaji, menghadiri pengukuhan dan pengambilan sumpah 3.167 Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Sabtu (20/6/2026). 

Dalam orasi ilmiahnya, Wihaji menegaskan, peran guru saat ini tidak lagi sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter dan moral kepada peserta didik di tengah derasnya pengaruh teknologi digital. 

"Tugas utama guru hari ini adalah transfer of values. Untuk mencari ilmu, anak-anak bisa memanfaatkan AI atau Google. Namun untuk membentuk karakter, moral, dan jangkar spiritual, tetap membutuhkan kehadiran guru," ujar Wihaji di Auditorium Student Center Prof Dr Achmadi, Kampus 3 UIN Salatiga

Menurutnya, tantangan yang dihadapi guru semakin kompleks. Selain mengejar target kurikulum, para pendidik juga harus menghadapi berbagai persoalan sosial yang berdampak pada perkembangan mental anak, mulai dari judi online, pornografi, perundungan siber hingga menurunnya kualitas komunikasi dalam keluarga.

Wihaji juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Kemendukbangga/BKKBN dan UIN Salatiga. Kerja sama itu bertujuan memperkuat implementasi program Bangga Kencana melalui jalur pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. 

"Keluarga dan sekolah harus berjalan bersama. Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai jika kedua pilar ini berjalan sendiri-sendiri," katanya. 

Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin, menyebut pesan yang disampaikan Menteri Wihaji sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Menurutnya, guru profesional memiliki peran strategis sebagai penghubung antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi masa depan. 

"Guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membimbing karakter dan spiritualitas peserta didik di tengah gempuran pengaruh negatif dari gawai," ujarnya. 

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Salatiga, Rasimin, menjelaskan seluruh peserta yang dikukuhkan telah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut