Pelajar SMP di Kendal Ngaku Diculik Ternyata Hanya Rekayasa, Begini Ceritanya
Keesokan harinya korban Riski Amelia bahkan sempat membuat status whatsApp yang bertuliskan Tulungi mbaan sng daerah sukorjonan aku digowo wong 2 mobil hitam mbak tulungiii wonge nganggo jaket mbek katok levis mbaan ya Allah tulungi wedi aku nek tekan tak sharelock nek rak dijukok hpne (Tolongi mohon yang daerah sukorejo saya dibawa dua orang mobil hitam mohon tolongi orangnya pake jaket sama celana levis mohon ya Allah tolong saya takut kalau sampai tak share loc kalau tidak diambil handphone nya).
“Ibu korban sempat mencari anaknya ke tempat rumah bapaknya di Dukuh Ngesruk Desa Harjodowo Sukorejo namun tidak ada,” ungkapnya.
Dia mengatakan, dari aduan ini polisi kemudian melakukan penyelidikan karena banyak kejanggalan dari dugaan penculikan ini. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan polisi akhirnya menemukan titik terang, dan terbukti bahwa dugaan penculikan ini hanya rekayasa dari korban sendiri.
“Kita lakukan penyelidikan dan berhasil menemukan korban Riski Amelia di rumah temannya. Dari pemeriksaan korban mengakui jika penculikan yang diinformasikan ke keluarga dan ramai di media sosial hanya rekayasa saja,” ujar Kasat.
Korban membuat rekayasa bahwa dirinya diculik oleh dua orang dan dibawa ke Sukorejo, padahal korban sengaja pergi ke rumah temannya dan merekayasa penculikan agar tidak dimarahi oleh ibunya.