Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sukoharjo Etik Suryani Tiba di KPK usai Kena OTT, Berjalan Sempoyongan
Advertisement . Scroll to see content

Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terjaring OTT KPK Diduga terkait Pemerasan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:40:00 WIB
Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terjaring OTT KPK Diduga terkait Pemerasan
Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemkab Sukoharjo. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani

Etik Suryani merupakan Bupati Sukoharjo yang lahir di Surakarta, 15 Maret 1963. Sebelum terjun ke pemerintahan, Etik memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan.

Dia pernah bekerja di Bank Bumi Arta Tbk, Surakarta, sejak 1983 hingga 2010. Dalam perjalanan pendidikannya, Etik menempuh pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Surakarta dan Sukoharjo. Dia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana dari Universitas Surakarta pada 2010.

Etik juga menyelesaikan pendidikan magister di STIE AUB Surakarta pada 2018. Selain pengalaman kerja dan pendidikan, Etik pernah mengikuti sejumlah pelatihan, di antaranya lokakarya kepemimpinan supervisor, pembekalan kader perempuan, sertifikasi manajemen risiko, serta orientasi pengembangan kepribadian dan kepemimpinan.

Etik Suryani merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang telah dua kali menjabat sebagai Bupati Sukoharjo. Dia merupakan istri dari Bupati Sukoharjo tahun 2010-2015 dan 2016-2021, Wardoyo Wijaya.

KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Hingga saat ini, lembaga antirasuah belum mengungkap secara detail identitas seluruh pihak yang diperiksa maupun konstruksi lengkap perkara tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut