Puluhan Warga Jateng Jadi Korban Penipuan Daring, Komplotan Pelaku di Luar Negeri
“Mereka merekrut mengambil WNI di bawa ke sana untuk menipu orang Indonesia, membawa orang Malaysia di bawa ke sana untuk menipu orang Malaysia. Karena mereka yang tahu bahasannya, tahu stylenya. Nah ini yang paling mudah merekrut. Seperti orang Indonesia yang di bawa ke Myanmar untuk menipu orang Indonesia, ada yang pintar bahasa Inggris dibawa ke Filipina menipu target orang Amerika karena pintar bahasa Inggris. Jadi mereka pelajari betul,” bebernya.
Pihak Kemenlu, kata Didik, telah berkoordinasi dengan berbagai instasi dan lembaga untuk melakukan pencegahan. Di antaranya dengan Kementerian Kominfo untuk melakukan takedown situs-situs bermasalah itu.
“Jumlahnya itu mohon maaf, ada 10 di-takedown, muncul 20. Ada 20 di-takedown muncul 30 dan seterusnya. Beribu-ribu situsnya sudah di-takedown beribu-ribu juga akan muncul. Nah ini kita yang harus sama-sama hati-hati,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni