Ruwatan Bumi di Borobudur Bawa Spirit Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia untuk Negara G20
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menristek Dikti), Nadiem Anwar Makarim, mengajak seluruh masyarakat dan negara-negara G20 untuk kembali memperhatikan pemulihan bumi. Sebab hidup manusia tidak bisa lepas dari alam dan lingkungan.
"Kita di sini mencari waktu untuk refleksi. Refleksi sebagai seorang manusia yang hidup bergantung pada dinamika empat unsur, yaitu tanah, air, udara, dan api. Tubuh manusia berada di antara langit dan bumi, laut dan darat, serta delapan titik mata angin,” kata Nadiem.
“Melalui Ruwatan Bumi, inilah saatnya untuk kita semua merenungkan proses pemulihan dari dampak pandemi global itu dengan meningkatkan kesadaran kita akan kelestarian alam, manusia, dan semua makhluk hidup," ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni