Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Virus Korona Pukul Sektor Pariwisata dan Ekonomi DIY, Warga Diminta Tak Panik

Jumat, 06 Maret 2020 - 01:30:00 WIB
Virus Korona Pukul Sektor Pariwisata dan Ekonomi DIY, Warga Diminta Tak Panik
Wisata puncak di Yogyakarta (Foto : Instagram @lingkarjogjakarta)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk sektor ekonomi, kata dia, juga mulai dirasakan dampaknya. Selama ini ekonomi DIY menggantungkan pada sektor UMKM. Sementara bahan baku produk kerajinan yang digarap UMKM banyak menggunakan bahan dari China.

Akibatnya ketika keran impor ditutup, UMKM juga tidak bisa berkembang. “Dulu bahan gesper itu tidak masalah, sekarang stok tidak ada lagi,” ujarnya.

Menurut Aji, Pemda DIY telah menyiapkan upaya pendampingan akan dilakukan agar UMKM terus menggeliat. Salah satunya mmebidik dan mengarah pasar domestik dengan bahan lokal.

Aji juga meminta masyarakat tidak perlu panik dengan adanya virus korona. Pemerintah, kata dia, telah mengantisipasi upaya penyebaran, mulai dari kesiapan obat, tenaga medis hingga rumah sakit. “Tidak perlu panik, yang penting pola hidup bersih. Tidak perlu menimbun atau menggunakan masker kalau sehat,” kata Aji.  

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun Setyaning Astuti  mengatakan masyarakat tidak perlu takut dengan adanya virus corona. Pemerintah telah melakukan upaya antisipasi dengan kesiapan SDM, dan fasilitas kesehatan pendukung. 

Bahkan semua tenaga kesehatan di setiap puskesmas sudah diberikan pembekalan dalam penanganan. “Tidak perlu panik, kami minta agar semua OPD berupaya untuk melakukan penanganan bersama,” ujarnya.

Saat ini ada empat rumah sakit yang ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan di DIY. Yakni RSUP dr Sardjito dan RS Panembahan Senopati Bantul, RSUD Kota Yogyakarta dan RSUD Wates. “Kita ada empat rumah sakit rujukan yang siap menangani pasien,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut