Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong
Advertisement . Scroll to see content

Wabah PMK Serang Grobogan : 39 Sapi Mati, 3.000 Terpapar

Selasa, 05 Juli 2022 - 11:20:00 WIB
Wabah PMK Serang Grobogan : 39 Sapi Mati, 3.000 Terpapar
Petugas kesehatan Dinas Peternakan saat memeriksa kondisi sapi milik warga Desa Jambangan Kecamatan Geyer Grobogan. (Rustaman Nusantara)
Advertisement . Scroll to see content

Pemilik ternak diharapkan juga bisa memberikan makan pisang yang berfungsi memberikan imun tubuh sapi. Kematian puluhan ekor sapi di Desa Jambangan dianggap menjadi kejadian luar biasa (KLB) yang harus segera ditindak lanjuti Dinas Peternakan dan Kesehatan.

Rata-rata sapi yang mati yang masih berusia lima hari hingga seminggu karena minum susu induk yang masih terjangkit penyakit PMK. Selain itu sapi yang masih dalam kondisi hamil juga banyak yang mati karena kondisi tubuh sangat lemah.

“Dalam jangka seminggu tingkat kematian hewan ternak sangat tinggi. Sebanyak 3.000 ekor sapi lebih yang dimiliki warga kini mulai terjangkit penyakit PMK,” kata Padang Triatno, perangkat Desa Jambangan.

Warga mulai panik dan resah, karena seluruh ternak yang ia miliki sebagian sudah banyak yang mati. Apalagi Dinas Kesehatan tidak menjamin jika ternak yang terjangkit PMK dipisahkan dengan ternak yang sehat akan tidak tertular.

Pasalnya pemilik ternak yang memiliki lebih dari dua ekor sapi selalu berinteraksi dengan ternak yang sakit  dan kemudian berpindah lagi untuk mengurus ternak yang sehat, sehingga berpotensi untuk menularkan penyakit ke ternak yang sehat.

Diperkirakan, jumlah sapi yang mati di Desa Jambangan, Kecamatan Geyer Grobogan akan terus bertambah mengingat ribuan ekor sapi kini sudah banyak yang terjangkit penyakit PMK.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut