ABK KM Mayangsari II Tewas saat Melaut di Masalembo, Sempat Muntah Darah
"Karena korban tidak kunjung bangun, saksi memeriksanya bersama ABK lainnya," kata Ipda M Hamzaid dikutip dari iNews Lamongan, Sabtu (10/10/2026).
Setelah mengetahui kondisi korban, nakhoda memutuskan menghentikan aktivitas melaut dan membawa kapal kembali ke darat. Nakhoda juga menghubungi Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nurwakid, untuk melaporkan kejadian tersebut.
Dalam perjalanan pulang, sekitar pukul 06.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Kapal kemudian bersandar di Dermaga Pelabuhan TPI Lama Brondong pada Sabtu (10/10/2026) pukul 06.00 WIB.
Setibanya di pelabuhan, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan bersama masyarakat mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke RSU dr. Suyudi Paciran. Pemeriksaan visum et repertum dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan medis.
"Petugas telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk menangani peristiwa tersebut," katanya.
Hingga proses evakuasi berlangsung, kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti kematian nelayan tersebut. Petugas masih melakukan penanganan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.
Editor: Donald Karouw