Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong
Dari sanalah mereka akhirnya membuat sebuah bangunan tempat ibadah Kelenteng Eng An Kiong yang awalnya hanya sebuah bangunan yang sederhana. Lambat laun proses renovasi dan pembangunan para donatur dari kaum Tionghoa ini, iuran dan menyedekahkan sebagian hartanya untuk pembangunan kelenteng.
"Donatur ini dibuatkan plakat, dituliskan namanya, ini ada nama marga, jadi ada ratusan donatur istilahnya. Ada yang nggak dituliskan nama, makanya ini dikosongkan plakatnya," ujarnya.
Rudi menambahkan, total ada dua plakat lama yang membuat jumlah donatur pendirian Kelenteng Eng An Kiong yang kabarnya menelan biaya awal renovasi hingga satu Gulden. Ada tiga keyakinan agama yang beribadah di kelenteng ini, yakni Konghucu, Buddha dan Tao.
Khusus agama terakhir itu disebutnya merupakan keyakinan agama dari nenek moyang leluhur di China.
"Ada beberapa renovasi jadinya, nggak langsung besar kayak gini. Ngumpulkan duitnya untuk eksistensi dan renovasi kelenteng dulu," katanya.