Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong

Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:50:00 WIB
Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong
Bangunan Kelenteng Eng An Kiong di Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah pendirian Kelenteng Eng An Kiong Malang. Klik halaman selanjutnya untuk membaca artikel ini>>>

Sementara itu, Ketua Majelis Agama Khonghucu Kota Malang Halim Tobing mengungkapkan, Kelenteng Eng An Kiong didirikan pada tahun 1825. Menurut sejarahnya, pendirinya merupakan orang militer yakni Liutenant Kwee Sam Hway.

Kelenteng ini dibangun dalam dua periode, bangunan pertama yakni ruangan tengah dikerjakan pada tahun 1825 baru kemudian menyusul bangunan lainnya pada 1895 hingga 1934.

"Nama Kelenteng Eng An Kiong sendiri memiliki makna yang mendalam, yaitu istana keselamatan dalam keabadian Tuhan dan merupakan persembahan kepada Dewa Bumi. Kelenteng Eng An Kiong ini merupakan Kelenteng Tridharma yang digunakan sebagai tempat beribadah bagi tiga kepercayaan, Khonghucu, Budha dan Taoisme," ujar Hakim Tobing secara terpisah dikutip dari laman resmi Pemkot Malang.

Ketika memasuki Kelenteng Eng An Kiong, pengunjung akan melihat di setiap altar dengan berbagai persembahan yang tertata rapi. Selain itu juga yang identik dan banyak dijumpai di kelenteng yakni simbol naga melambangkan keperkasaan. Ciri khas lain dari kelenteng ini yaitu warna bangunan yang didominasi warna merah dan kuning.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut