Gus Im Sering Disebut Pasukan Bawah Tanah NU, Ini Profilnya
Layaknya pasukan bawah tanah, Gus Im juga sulit dicari. Dia kadang muncul secara tak terduga, di mana saja. Bahkan, Gus Dur sendiri pernah kesulitan mencari.
“Beliau ini seperti dewa angin. Sulit dicari. Ada cerita, Gus Dur pas jadi presiden, nyari Gus Im ke mana-mana gak ketemu, hingga berbulan-bulan. Tahu-tahu beliau ada di sebuah perumahan di Malang,” katanya.
Gus Salam mengaku baru empat kali bertemu dengan Gus Im. Namun, dia menilai Gus Im punya kecermatan tinggi dalam melihat masa depan.
“Saya tidak bisa sampaikan di sini. Intinya, ada beberapa perkataan Gus Im yang saya baru paham setelah kejadian. Itu sering sekali,” ujar kiai muda NU ini.
Seperti kiai nyentrik NU lainnya, Gus Salam menilai sangat sulit mencari pengganti sosok Gus Im di NU. “Gus Im itu sama dengan Gus Dur dan Gus Miek (KH Chamim Thohari Djazuli/pengasuh Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri). Sulit mencari gantinya. Nunggu cetakannya dari Gusti Allah,” ujarnya.