Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD
Advertisement . Scroll to see content

Harga Bawang Merah di Pasar Induk Larangan Sidoarjo Meroket Jelang Nataru

Kamis, 12 Desember 2019 - 13:30:00 WIB
Harga Bawang Merah di Pasar Induk Larangan Sidoarjo Meroket Jelang Nataru
Suasana Pasar Induk Larangan Sidoarjo pada Kamis (12/12/2019). Sejumlah harga sembako mulai mengalami kenaikan di pasar itu jelang libur nataru 2019. (Foto: iNews/Yoyok Agusta)
Advertisement . Scroll to see content

Para pedagang menduga kenaikan harga bawang merah itu disebabkan mulai berkurangnya persediaan dan naiknya permintaan. Pedagang Pasar Larangan mengatakan pasokan dari Probolinggo mulai tersendat dan hanya mendapatkan kiriman dari kawasan Nganjuk.

Kenaikan harga tersebut diakui berat oleh sejumlah warga. “Ya berat, tapi mau bagaimana lagi. Tadi yang banyak naik memang bawang merah, terpaksa biaya belanja jadi tambah banyak,”ujar warga bernama Sukemi.

Keadaan itu membuat warga dan pedagang meminta pemerintah daerah setempat untuk melakukan operasi sidik mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional di Sidoarjo jelang libur nataru. Karena menurut mereka harga sembako akan terus naik jika tidak ada kontrol dari pemerintah.

Namun demikian harga sayur mayur di Pasar Induk Larangan Sidoarjo masih belum beranjak. Seperti harga wortel dan tomat yang tak beranjak dari harga Rp10.000 per kilogram.

Kentang masih di harga Rp13.000 dan harga telur masih di angka Rp23.000 per kilogram. Sementara harga cabai rawit justru turun Rp3.000 menjadi Rp33.000 per kilogram.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut