Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru
Advertisement . Scroll to see content

Kantor Dinas Pendidikan Jatim Digeledah Kejaksaan, Begini Respons Khofifah

Kamis, 20 Maret 2025 - 12:30:00 WIB
Kantor Dinas Pendidikan Jatim Digeledah Kejaksaan, Begini Respons Khofifah
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beri keterangan terkait penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. (Foto: MPI/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, kasus tersebut bergulir saat dia belum menjabat sebagai Kepala Dindik Jatim. Namun begitu, dia menegaskan proses hukum harus tetap didukung.

“Nggak ada hubungannya dengan saya, itu tahun 2017. Nggak tahu saya,” katanya. 

Diketahui, selain kantor Disdik Jatim, Kejati Jatim juga menggeledah kantor penyedia barang serta dua rumah yang diduga terkait proyek tersebut. Penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti terkait dugaan korupsi mark-up pengadaan barang dan jasa untuk SMK swasta. 

"Kami juga telah memeriksa 25 kepala sekolah SMK swasta penerima hibah di 11 kabupaten/kota di Jatim sebagai saksi," katanya, Rabu (19/3/2025).

Kasus ini bermula dari alokasi dana hibah APBD Jatim 2017 senilai Rp65 miliar untuk pengadaan barang dan jasa bagi 25 SMK swasta. Hibah tersebut dibagi menjadi dua paket pekerjaan yang dimenangkan PT Desina Dewa Rizky dengan nilai kontrak Rp30,5 miliar dan PT Delta Sarana Medika dengan nilai kontrak Rp33,06 miliar.

Namun dalam praktiknya, barang yang diterima sekolah tidak sesuai dengan kebutuhan jurusan maupun ketentuan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim.

Bahkan pada 21 Juli 2017, ditemukan indikasi penggelembungan harga. Dari proses pengadaan hingga pelaksanaan proyek, diduga kuat adanya penyalahgunaan wewenang yang menyebabkan kerugian negara.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut