Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla di Bromo Semakin Meluas, Tim Damkar Gabungan Kewalahan Padamkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Bromo Merembet ke Lumajang, Petugas Gabungan Buat Sekat Api

Jumat, 07 Agustus 2026 - 15:16:00 WIB
Karhutla Bromo Merembet ke Lumajang, Petugas Gabungan Buat Sekat Api
Petugas gabungan berjibaku memadamkan api dan membuat parit untuk mencegah kebakaran meluas yang kini telah merembet ke Lumajang. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas hingga mendekati perbatasan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026). Guna mencegah lidah api merembet lebih jauh, tim gabungan berupaya keras membuat sekat pembatas api (firebreak) di area rawan. 

Petugas gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Lumajang, TNI-Polri, Balai Besar TNBTS, serta relawan diterjunkan ke titik perbatasan untuk mengisolasi pergerakan si jago merah. 

Menggunakan peralatan seadanya, para petugas bahu-membahu membersihkan vegetasi serta menyiramkan air ke tanaman yang belum tersambar api. Langkah lokalisasi ini diambil sebagai benteng pertahanan agar vegetasi di wilayah Lumajang tidak ikut terlahap api. 

Kondisi di lapangan terbilang cukup berat lantaran banyaknya semak belukar dan tanaman kering yang sangat mudah terbakar, ditambah tiupan angin kencang di dataran tinggi Bromo yang membuat arah titik api sulit ditebak. 

"Petugas di lapangan terus berupaya membuat sekat api dan menyiram tanaman sekitar agar titik api bisa disekat dan tidak terus meluas masuk ke wilayah hukum Lumajang," ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang, Is Nugroho, Jumat (7/8/2026). 

Berdasarkan data resmi dari Balai Besar TNBTS hingga Jumat siang, total luasan lahan yang terdampak kebakaran di kawasan TNBTS kini diperkirakan telah mencapai 125 hektare.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut