Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembahasan Aturan Pemilihan Ketum PBNU Buntu, Pleno Muktamar NU Diskors
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pemukulan Peserta Muktamar NU Dilaporkan ke Polisi, Ini Kata Gus Ipul

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:36:00 WIB
Kasus Pemukulan Peserta Muktamar NU Dilaporkan ke Polisi, Ini Kata Gus Ipul
Banser disiagakan di lokasi Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id – Insiden tindak kekerasan mewarnai gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Aksi penganiayaan berupa pemukulan diduga dilakukan oleh oknum Pimpinan Wilayah NU terhadap salah seorang peserta dari jajaran Pimpinan Cabang NU. 

Korban yang mengalami luka memar di bagian wajah resmi melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Mapolres Jombang. 

Bakal calon Ketua Umum PBNU sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), menyayangkan terjadinya aksi kekerasan di tengah forum Muktamar. 

Gus Salam mengonfirmasi bahwa korban telah menjalani pemeriksaan medis (visum) untuk melengkapi berkas laporan kepolisian. 

"Kekerasan ini sangat disayangkan hingga membuat wajah korban memar. Kasusnya sudah resmi dilaporkan ke polisi dan korban juga sudah menjalani visum," ujar Gus Salam, Sabtu (29/8/2026). 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap serta identitas resmi dari pihak pelapor maupun terlapor.

Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

Menanggapi pelaporan hukum tersebut, Ketua Panitia Muktamar NU ke-35, KH Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengimbau agar permasalahan internal antar-pengurus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum yang lebih panjang. 

Gus Ipul berharap korban dapat melembutkan hati dan memilih opsi penyelesaian masalah secara damai serta kekeluargaan.

"Kami tentu berharap kasus ini tidak perlu dilanjutkan sampai ke kepolisian. Sebaiknya bisa diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan," ungkap Saifullah Yusuf. 

Pihak panitia akan berupaya menjembatani komunikasi antarkedua belah pihak guna meredam tensi dan menjaga kondusivitas jalannya Muktamar ke-35 NU.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut