Kisah Samsul, Rintis Usaha Bakso hingga Sukses Ubah Nasib Pengamen dan Gelandangan
Samsul menceritakan, sudah sembilan tahun menjalani bisnis jualan bakso tersebut. Selama waktu itu pula dia mengalami jatuh bangun hingga mencapai hasil seperti sekarang.
Rombong bakso yang semula hanya satu, kini terus bertambah hingga menjadi 22 unit, tersebar di Surabaya dan Sidoarjo. Tak hanya itu, sekarang Samsul juga memiliki 26 karyawan.
"Saya mulai jualan tahun 2016. Rombong masih satu. Saya dorong sendiri setiap hari," kata Samsul mengenang awal pertama merintis usaha.
Samsul teringat bagaimana dia keliling kampung ditemani istri. Mengkal di depan RSI Jemursari dan SMA 10 sambil membantu menata parkir. "Terus begitu setiap hari. Sorenya keliling lagi sampai bakso habis," katanya.
Tujuh bulan lamanya Samsul menjalani rutinitas tersebut, hingga akhirnya seorang pembeli memberi saran agar dia megembangkan usahanya. Caranya dengan menambah jumlah rombong bakso.